1. Pengertian Virus Komputer
Istilah
virus komputer tak asing lagi bagi kalangan pengguna komputer saat ini.
Padahal, sekitar 12 tahun yang lalu, istilah ini telah dikenal oleh masyarakat
pengguna komputer. Baru pada tahun 1988, muncul artikel-artikel di media massa yang dengan gencar
memberitakan mengenai ancaman baru bagi para pemakai komputer yang kemudian
dikenal dengan sebutan ‘virus komputer’. Virus yang terdapat pada komputer
hanyalah berupa program biasa, sebagaimana layaknya program-program lain.
Tetapi terdapat perbedaan yang sangat mendasar pada virus komputer dan program lainnya.Virus
dibuat oleh seseorang dengan tujuan yang bermacam-macam, tetapi umumnya para
pembuat virus hanyalah ingin mengejar popularitas dan juga hanya demi kesenangan
semata. Tetapi apabila seseorang membuat virus dengan tujuan merusak maka tentu
saja akan mengacaukan komputer yang ditularinya.
2.
Kemampuan Dasar Virus
Komputer
Definisi
umum virus komputer adalah program komputer yang biasanya berukuran kecil yang
dapat menyebabkan gangguan atau kerusakan pada sistem komputer dan memiliki
beberapa kemampuan dasar, diantaranya adalah :
- Kemampuan untuk memperbanyak diri
Yakni
kemampuan untuk membuat duplikat dirinya pada file-file atau
disk-disk yang belum ditularinya, sehingga lama-kelamaan wilayah
penyebarannya semakin luas.
- Kemampuan untuk menyembunyikan diri
Yakni
kemampuan untuk menyembunyikan dirinya dari perhatian user, antara lain dengan
cara-cara berikut :
1)
Menghadang keluaran ke layar
selama virus bekerja, sehingga pekerjaan virus tak tampak oleh user.
2)
Program virus ditempatkan
diluar track2 yang dibuat DOS (misalkan track 41)
3)
Ukuran virus dibuat sekecil
mungkin sehingga tidak menarik kecurigaan.
- Kemampuan untuk mengadakan manipulasi.
Sebenarnya
rutin manipulasi tak terlalu penting. Tetapi inilah yang sering mengganggu.
Biasanya rutin ini dibuat untuk :
1)
Membuat tampilan atau pesan
yang menggangu pada layar monitor
2)
Mengganti volume label disket
3)
Merusak struktur disk,
menghapus file-file
4)
Mengacaukan kerja alat-alat I/O,
seperti keyboard dan printer
- Kemampuan untuk mendapatkan informasi
Yakni
kemampuan untuk mendapatkan informasi tentang struktur media penyimpanan
seperti letak boot record asli,
letak tabel partisi, letak FAT32,
posisi suatu file, dan
sebagainya.
- Kemampuan untuk memeriksa keberadaan dirinya
Sebelum
menyusupi suatu file, virus akan memeriksa keberadaan dirinya di dalam file tersebut dengan mencari
ID (tanda pengenal) dirinya. File yang
belum tertular suatu virus tentunya tidak mengandung ID dari virus yang
bersangkutan. Kemampuan ini mencegah penyusupan yang berkali-kali pada suatu file yang sama.